Preparasi dan Karakterisasi Matriks Slow Release Fertilizer (SRF) dari Bahan Baku Zeolite Alam

Zeolite Granular + Urea
Salah satu upaya untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pupuk urea dapat dilakukan dengan memodifikasi produk dalam bentuk slow release fertilizer (SRF). Salah satu mineral alam yang dapat digunakan sebagai matriks SRF ini adalah zeolit alam, bahan ini dipilih karena banyak ditemukan di Indonesia dan memilki keunggulan karakteristik untuk dimanfaatkan sebagai material matriks SRF. Keunggulan karakteristik zeolit ini antara lain memiliki rongga yang luas, bersifat polar, ukuran rongga relatif halus antara 4-7 Ao, dan memiliki kapasitas penukaran ion. Dalam penelitian ini digunakan zeolit alam yang diambil dari daerah .........., dan bahan baku urea yang digunakan produk dari P.T. Petrokimia Gresik. Preparasi dan karakterisasi bahan baku zeolit yang digunakan untuk penelitian ini dilakukan dengan empat variasi perlakuan yaitu tanpa aktivasi, aktivasi fisika, aktivasi asam, dan aktivasi basa. Aktivasi fisika dengan pemanasan pada suhu 250 oC selama 3 jam dan 500 oC selama 4 jam. Aktivasi asam dengan menggunakan H2SO4 0,2 N yang dilanjutkan dengan pemanasan pada suhu 250 oC selama 3 jam, dan pemanasan pada suhu 500 oC selama 4 jam. Aktivasi Basa dengan menggunakan NaOH 0,5 N yang dilanjutkan pemanasan pada suhu 250 oC selama 3 jam, dan pemanasan pada suhu 500 oC selama 4 jam. Kualitas zeolit sebagai matriks SRF diukur dengan analisa karakteristiknya yang meliputi analisa luas area spesifik, daya adsorpsi dan profil releasenya terhadap urea. Luas area spesifik dianalisa dengan gas sorption analizer NOVA 1000, Analisa ikatan antara unsur-unsur penyusun matriks dengan FTIR (Fourier transform infrared spectroscopy), Analisa daya adsorpsi zeolit terhadap urea dengan spektrofotometer UV-Vis dan Analisa profil desorpsi urea dari matriks zeolit dengan spektrofotometer UV-Vis. Luas area spesifik zeolit alam dari Malang pada ukuran partikel 150 mesh tanpa aktivasi, aktivasi fisika, aktivasi asam, dan aktivasi basa adalah 30.9636, 34.4960, 25.3959, 27.0741 m2/g. Aktivasi kimia yang dilanjutkan dengan kalsinasi pada 500oC selama 4 jam memberikan luas area spesifik 32,2064 m2/g untuk aktivasi asam dan 39,4962 m2/g untuk aktivasi basa. Pada ukuran partikel 50 mesh dalam waktu elusi 70 menit didapatkan daya adsorpsi zeolit alam Malang tanpa aktivasi, aktivasi fisika, aktivasi asam dan aktivasi basa adalah 0.3141, 0.4667, 0.2055, 0.2584 gurea/gzeolit. Prosentase urea yang terdesorpsi dari SRF tanpa aktivasi, aktivasi fisika, aktivasi asam dan aktivasi basa adalah 38.69, 32.59, 38.37, dan 39.15 %. Perbedaan komposisi urea zeolit 1:1, 1:2, 1:3 tidak memberikan perbedaan yang signifikan pada prosentase desorpsi urea yaitu 32.59, 32.19, dan 31,81 %. Metode pencampuran padat-padat memberikan prosentase desorpsi sebesar 32,59 %, sedangkan pada metode pencampuran padat-cair sebesar 32,52 %. Dan Pada ukuran partikel matriks zeolit 50, 100, 150 mesh urea yang terdesorpsi sebesar 32.59, 12.78, dan 11.30 %.

Sumber : http://digilib.its.ac.id


Adv Welcome


Terimah Kasih atas kunjungan serta telah membaca artikel Preparasi dan Karakterisasi Matriks Slow Release Fertilizer (SRF) dari Bahan Baku Zeolite Alam yang dipostingkan oleh Andi Setiapermana pada hari Selasa, Mei 24.

Jika anda membutuhkan informasi mengenai harga, minimal order, kegunaan serta dosis pemakaian dari produk kami (Zeolite, Bentonite, Lignite, Clay, Lime/Kapur/Kalsium Karbonat/CaCO3,Pasir Silika/Pasir Kuarsa dan Arang Batok), silahkan hubungi kami :

CV KURNIA JAYA UTAMA

BBM : 597FAACA
Phone, SMS or WhatsApp : (+62)8586 3093 505 / (+62) 8772 0834 753
Email : zeolitecikembar@gmail.com
DISTRIBUTOR :

DICARI DISTRIBUTOR UNTUK WILAYAH LAINNYA !!


Artikel Terkait

comment 0 komentar:

Posting Komentar

Adv Welcome

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

 
Powered by Blogger